Belu, NTT – 28 Feb 2026, Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia menyoroti pentingnya penguatan ketahanan pangan di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste (RI–RDTL) sebagai wujud nyata pengembangan kemandirian dan stabilitas wilayah perbatasan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh FVLM Unhan RI dengan tema Logistik Militer dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Wilayah Perbatasan RI–RDTL. Kegiatan dilaksanakan secara offline dan bertempat di Aula FVLM Unhan RI, Belu, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi, serta siswa-siswi SMA dan SMK lokal di wilayah Pulau Timor. Kehadiran para peserta dari berbagai latar belakang pendidikan ini menjadi bukti antusiasme generasi muda terhadap isu strategis ketahanan pangan dan penguatan sistem logistik di kawasan perbatasan.
Dekan FVLM Unhan RI, Marsda TNI Dr. Penny Radjendra, S.T., M.Sc., M.Sc, dalam sambutannya menekankan bahwa “FVLM berkewajiban mentransformasikan wawasan strategis kepada generasi muda di wilayah perbatasan guna mendukung pembangunan SDM. Kita ingin menghasilkan SDM yang memiliki motivasi dan semangat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang berwawasan kebangsaan demi pembangunan wilayah perbatasan,” tegasnya.

Selain itu melalui seminar ini dapat terjalin interaksi pemikiran yang kritis dan solutif antara akademisi, praktisi, dan pemerintah. FVLM Unhan RI diharapkan menjadi pendorong utama dalam memberikan masukan strategis yang bermanfaat guna mendukung kebijakan ketahanan negara, khususnya dalam bidang logistik. Melalui kegiatan ini, FVLM Unhan RI menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi pertahanan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan RI–RDTL.